<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2267680302198025626</id><updated>2012-02-15T23:01:29.843-08:00</updated><title type='text'>Info Sehat</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2267680302198025626/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>way</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2267680302198025626.post-3232860151008457843</id><published>2012-02-06T08:25:00.001-08:00</published><updated>2012-02-06T08:31:18.340-08:00</updated><title type='text'>Apa Itu Penyakit Lupus</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-R8zeGXnzk8w/Ty_7-N_gCxI/AAAAAAAAAGQ/p3HHFMuQGOQ/s1600/solusi+penyakit+lupus.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="170" src="http://3.bp.blogspot.com/-R8zeGXnzk8w/Ty_7-N_gCxI/AAAAAAAAAGQ/p3HHFMuQGOQ/s200/solusi+penyakit+lupus.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Penyakit &lt;i&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;LUPUS&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; adalah penyakit baru yang mematikan setara dengan&lt;b style="color: red;"&gt; kanker&lt;/b&gt;. Tidak sedikit pengindap penyakit ini tidak tertolong lagi, di dunia terdeteksi penyandang penyakit Lupus mencapai 5 juta orang, lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti kata lupus sendiri dalam bahasa Latin berarti “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi . Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala-gejala penyakit dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan. sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau Lupus. Gejala-gejala yang umum dijumpai adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Rahmat Gunadi dari Fak. Kedokteran Unpad/RSHS menjelaskan, penyakit lupus adalah penyakit sistem imunitas di mana jaringan dalam tubuh dianggap benda asing. Reaksi sistem imunitas bisa mengenai berbagai sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saraf, sistem kardiovaskuler, paru-paru, lapisan pada paru-paru, hati, sistem pencernaan, mata, otak, maupun pembuluh darah dan sel-sel darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penyakit ini dapat mengenai semua lapisan masyarakat, 1-5 orang di antara 100.000 penduduk, bersifat genetik, dapat diturunkan. Wanita lebih sering 6-10 kali daripada pria, terutama pada usia 15-40 tahun. Bangsa Afrika dan Asia lebih rentan dibandingkan kulit putih. Dan tentu saja, keluarga Odapus. Timbulnya penyakit ini karena adanya faktor kepekaan dan faktor pencetus yaitu adanya infeksi, pemakaian obat-obatan, terkena paparan sinar matahari, pemakaian pil KB, dan stres,” ujarnya. Penyakit ini justru kebanyakaan diderita wanita usia produktif sampai usia 50 tahun sekalipun ada juga pria yang mengalaminya. Oleh karena itu dianggap diduga penyakit ini berhubungan dengan hormon estrogen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kehamilan dari perempuan yang menderita lupus, sering diduga berkaitan dengan kehamilan yang menyebabkan abortus, gangguan perkembangan janin atau pun bayi meninggal saat lahir. Tetapi hal yang berkebalikan juga mungkin atau bahkan memperburuk geja LUPUS. Sering dijumpai gejala Lupus muncul sewaktu hamil atau setelah melahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh memiliki kekebalan untuk menyerang penyakit dan menjaga tetap sehat. Namun, dalam penyakit ini kekebalan tubuh justru menyerang organ tubuh yang sehat. Penyakit Lupus diduga berkaitan dengan sistem imunologi yang berlebih. Dalam tubuh seseorang terdapat antibodi yang berfungsi menyerang sumber penyakit yang akan masuk dalam tubuh. Uniknya, penyakit Lupus ini antibodi yang terbentuk dalam tubuh muncul berlebihan. Hasilnya, antibodi justru menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang sehat. Kelainan ini disebut autoimunitas . Antibodi yang berlebihan ini, bisa masuk ke seluruh jaringan dengan dua cara yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, antibodi aneh ini bisa langsung menyerang jaringan sel tubuh, seperti pada sel-sel darah merah yang menyebabkan selnya akan hancur. Inilah yang mengakibatkan penderitanya kekurangan sel darah merah atau anemia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, antibodi bisa bergabung dengan antigen (zat perangsang pembentukan antibodi), membentuk ikatan yang disebut kompleks imun.Gabungan antibodi dan antigen mengalir bersama darah, sampai tersangkut di pembuluh darah kapiler akan menimbulkan peradangan. Dalam keadaan normal, kompleks ini akan dibatasi oleh sel-sel radang (fagosit) Tetapi, dalam keadaan abnormal, kompleks ini tidak dapat dibatasi dengan baik. Malah sel-sel radang tadi bertambah banyak sambil mengeluarkan enzim, yang menimbulkan peradangan di sekitar kompleks. Hasilnya, proses peradangan akan berkepanjangan dan akan merusak organ tubuh dan mengganggu fungsinya. Selanjutnya, hal ini akan terlihat sebagai gejala penyakit. Kalau hal ini terjadi, maka dalam jangka panjang fungsi organ tubuh akan terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-0q2o2wZxnbM/Ty_-nOYNXnI/AAAAAAAAAGY/my6Mq9mkFsU/s1600/gbr-lupus.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-0q2o2wZxnbM/Ty_-nOYNXnI/AAAAAAAAAGY/my6Mq9mkFsU/s320/gbr-lupus.jpg" width="172" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;u&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;Ciri ciri penyakit lupus&lt;/b&gt;&lt;/u&gt; ini adalah penyakit lupus akan menyerang sistem kekebalan tubuh secara berlebihan, sehingga mengganggu kesehatan tubuh. Lupus juga dikenal sebagai “Si Peniru Ulung” karena sering menyerupai penyakit lain dan gejala penyakit lupus terkadang sulit dibedakan dengan penyakit kulit lainnya. Penyakit lupus atau dalam dunia kedokteran disebut sistemik lupus eritematosus.&lt;br /&gt;Gejala penyakit lupus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;G&lt;u&gt;ejala penyakit lupus&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; secara umum akan didapatkan penderitanya merasa lemah, kelelahan berlebihan, demam, dan pegal-pegal Gejala ini muncul ketika lupus sedang aktif dan menghilang ketika tidak aktif. Pada organ tertentu seperti kulit gejalanya berupa ruam merah berbentuk mirip kupu-kupu di kedua pipi dikenal dengan istilah butterfly rush, kerontokan rambut dan sariawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri ciri penyakit lupus jika menyerang dada akan timbul rasa sakit yang menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan jika bernapas. Bila jantung terserang akan takikardi (jantung berdebar cepat) atau udem/bengkak pada kaki sedangkan jika mengenai paru-paru terserang penderita biasanya sesak napas. Sistem otot yang terserang akan menunjukkan ciri ciri penyakit lupus yang khas berupa rasa lemah atau sakit di otot atau pada pesendian, baik dengan ataupun tanpa pembengkakan serta menunjukkan kemerahan pada daerah yang terserang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri ciri penyakit lupus secara otomatis akan menurunkan jumlah sel darah merah, putih, dan sel pengatur pembekuan darah. Pada saluran pencernaan muncul gejala sakit perut, mual, muntah, diare, atau sukar buang air besar. Ginjal akan mengalami gangguan fungsi yang mengakibatkan pengeluaran racun hasil metabolisme tidak berjalan seperti semestinya.&lt;br /&gt;Pengobatan penyakit lupus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pengobatan penyakit lupus sebenarnya belum ada referensi yang kuat bagaimana cara pengobatan, hingga saat ini masih dalam proses penelitian. Namun pada penderita dokter biasanya hanya mengurangi gejala penyakit lupus yang timbul. Contoh kasusnya misalnya jika menyerang tulang atau persendian seperti yang telah dijelaskan tadi, maka biasanya terjadi peradangan seperti arthritis maka dokter akan memberikan obat anti inflamasi untuk mengurangi rasa sakit akibat arthritis. Contoh lainnya misalnya jika timbul ciri ciri penyakit lupus berupa ruam di kulit maka dokter akan memberi kortikosteroid (biasanya berupa lotion atau krim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;Penyebab penyakit lupus &lt;/b&gt;&lt;/u&gt;yang sebenarnya hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Tidak ada terapi obat yang pasti untuk mengobati penyakit lupus, seperti yang telah dijelaskan pada artikel sebelumnya sehingga pengobatan yang dilakukan hanya untuk mengurangi gejala. Kabar baiknya dalam banyak kasus penyakit lupus dapat dikelola baik oleh dokter. Penyakit lupus kadang-kadang merupakan penyakit yang berasal dari keluarga, sehingga dikatakan penyebab penyakit lupus disebabkan oleh genetik yang turun temurun.&lt;br /&gt;Pemicu gejala penyakit lupus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;&lt;b&gt;Gejala pada beberapa orang dapat dipicu oleh beberapa faktor dibawah ini:&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * lingkungan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; *paparan sinar matahar&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;*obat-obatan tertentu&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; *&lt;b&gt; Stress &lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Orang lain yang memiliki latar belakang genetik yang sama mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda atau gejala penyakit. Jika kita mengikuti perkembangannya, hingga saat ini para peneliti dalam bidang dermatologi masih meneliti lebih lanjut.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Siapapun bisa menderita penyakit lupus, pria maupun wanita, tua ataupun muda. 9 dari 10 orang yang menderita lupus adalah perempuan (ada referensi lain yang mengatakan 8 kali lipat dari pria). Lupus paling sering terjadi pada wanita berusia antara 15-44 tahun. Para ilmuwan memperkirakan hormon wanita mungkin ada hubungannya dengan penyebab penyakit lupus. Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan laki-laki dan orang tua juga bisa menderita.&lt;br /&gt;Epidemiologi penyakit lupus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi epidemiologi, Afrika cenderung untuk terdiagnosis lupus pada usia yang lebih muda dan memiliki gejala yang lebih mudah di diagnosa. Mereka juga cenderung memiliki penyakit yang lebih parah daripada kulit putih bahkan dapat berkembang menjadi kejang, penyakit jantung dan stroke. Untuk anak-anak di bawah usia 15 tahun memiliki lupus mungkin akan memiliki masalah jantung, hati, atau kulit yang disebabkan oleh lupus (kecuali pada bayi yang baru lahir termasuk jika ibunya mengidap penyakit lupus). Dengan perawatan yang baik, sebagian besar wanita dengan lupus dapat memiliki kehamilan normal dan bayi yang sehat. Penyebab penyakit lupus memang masih dalam penelitian para ahli, namun kita dapat mengenali gejala-gejala penyakit lupus apalagi jika dengan konsultasi kepada dokter dan pemeriksaan atau tes-tes yang bisa menunjang.&lt;br /&gt;Semoga info ini bisa membantu anda.Salam sehat selalu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2267680302198025626-3232860151008457843?l=jantung-sehatku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/feeds/3232860151008457843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/2012/02/apa-itu-penyakit-lupus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2267680302198025626/posts/default/3232860151008457843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2267680302198025626/posts/default/3232860151008457843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/2012/02/apa-itu-penyakit-lupus.html' title='Apa Itu Penyakit Lupus'/><author><name>way</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-R8zeGXnzk8w/Ty_7-N_gCxI/AAAAAAAAAGQ/p3HHFMuQGOQ/s72-c/solusi+penyakit+lupus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2267680302198025626.post-8160165442618562400</id><published>2011-12-19T20:32:00.000-08:00</published><updated>2012-02-06T08:30:48.906-08:00</updated><title type='text'>KANKER</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Mengenal Kanker&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-svgs23DJToM/TvAJTCiPFtI/AAAAAAAAAEw/cqybJxxn93Y/s1600/kanker+paru-2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-svgs23DJToM/TvAJTCiPFtI/AAAAAAAAAEw/cqybJxxn93Y/s200/kanker+paru-2.jpg" width="172" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Kanker&lt;/b&gt; bukanlah suatu penyakit yang ringan. Langkah awal dalam pengobatan penyakit kanker adalah deteksi dengan benar bahwa gejala yang muncul pada tubuh pasien adalah benar-benar sel kanker ganas. Deteksi ini bisa dilakukan dengan pemeriksaan biopsy, sehingga langkah pengobatan bisa dilakukan secara cepat dan tepat. Langkah berikutnya adalah terapi pengobatan dengan cara konvensional. Namun pada kenyataannya pengobatan dengan cara ini sering kali kanker belum bisa diatasi secara total. Disinilah peran tanaman obat/herbal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran utama herbal adalah meningkatkan daya tahan tubuh pasien dan melokalisir sel-sel kaker sehingga sel-sel kanker tidak mudah menyebar, dan lebih mudah diangkat, juga tidak bersifat toksik sehingga lebih aman untuk tubuh pasien. Contohnya adalah tanaman obat dari ekstrak keladi tikus (Typhonium Flagelliforme). Dalam penggunaannya, tanaman obat ini bisa dipakai bersamaan dengan pengobatan konvensional (pembedahan, kemoterapi, radioterapi dan hormonterapi) atau setelah pengobatan konvensional selesai dilakukan. Karena obat dari ekstrak keladi &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;tikus dapat membantu mengurangi efek pengobatan secara konvensional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah penderita penyakit kanker di Indonesia belum diketahui secara pasti, tetapi peningkatan dari tahun ke tahun dapat dibuktikan sebagai salah satu penyebab kematian. Hanya beberapa penyakit kanker yang dapat diobati secara memuaskan, terutama jika diobati saat masih stadium dini. Keberhasilan pengobatan sangat ditentukan oleh jenis kanker, stadium kanker, keadaan umum penderita, dan usaha penderita untuk sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Definisi Kanker&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penyakit Kanker&lt;/b&gt; adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal. Sel-sel kanker akan berkembang dengan cepat, tidak terkendali, dan akan terus membelah diri, selanjutnya menyusup ke jaringan sekitarnya (invasive) dan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah, dan menyerang organ-organ penting serta syaraf tulang belakang. Dalam keadaan normal, sel hanya akan membelah diri jika ada penggantian sel-sel yang telah mati dan rusak. Sebaliknya sel kanker akan membelah terus meskipun tubuh tidak memerlukannya, sehingga akan terjadi penumpukan sel baru yang disebut tumor ganas. Penumpukan sel tersebut mendesak dan merusak jaringan normal, sehingga mengganggu organ yang ditempatinya. Kanker dapat terjadi diberbagai jaringan dalam berbagai organ di setiap tubuh, mulai dari kaki sampai kepala. Bila kanker terjadi di bagian permukaan tubuh, akan mudah diketahui dan diobati. Namun bila terjadi didalam tubuh, kanker itu akan sulit diketahui dan kadang - kadang tidak memiliki gejala. Kalaupun timbul gejala, biasanya sudah stadium lanjut sehingga sulit diobati.&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan Tumor dan Kanker&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Tumor&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; ada dua macam yaitu &lt;i style="color: red;"&gt;tumor jinak&lt;/i&gt; dan &lt;i style="color: red;"&gt;tumor ganas&lt;/i&gt;. Tumor jinak hanya tumbuh dan membesar, tidak terlalu berbahaya, dan tidak menyebar ke luar jaringan. Sedangkan tumor ganas adalah kanker yang tumbuh dengan cepat dan tidak terkendali dan merusak jaringan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Jenis - jenis kanker yang telah dikenal saat ini yaitu :&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;- Karsinoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yaitu jenis kanker yang berasal dari sel yang melapisi permukaan tubuh atau permukaan saluran tubuh, misalnya jaringan seperti sel kulit, testis, ovarium, kelenjar mucus, sel melanin, payudara, leher rahim, kolon, rectum, lambung, pancreas, dan esofagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; Limfoma&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yaitu jenis kanker yang berasal dari jaringan yang membentuk darah, misalnya jaringan limfe, lacteal, limfa, berbagai kelenjar limfe, timus, dan sumsum tulang. Limfoma spesifik antara lain adalah penyakit Hodgkin (kanker kelenjar limfe dan limfa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;- Leukemia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kanker jenis ini tidak membentuk massa tumor, tetapi memenuhi pembuluh darah dan mengganggu fungsi sel darah normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;- Sarkoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yaitu jenis kanker dimana jaringan penunjang yang berada dipermukaan tubuh seperti jaringan ikat,termasuk sel - sel yang ditemukan diotot dan tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;- Glioma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yaitu kanker susunan syaraf, misalnya sel-sel glia (jaringan penunjang) di susunan saraf pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;- Karsinoma in situ&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yaitu istilah yang digunakan untuk menjelaskan sel epitel abnormal yang masih terbatas di daerah tertentu sehingga masih dianggap lesi prainvasif (kelainan/luka yang belum memyebar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Faktor Resiko dan Gejala Kanker&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i&gt;&lt;b&gt;Faktor Resiko Hormonal&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;Hormon estrogen&lt;/b&gt; dapat berfungsi sebagai promotor bagi kanker tertentu, misalnya kanker payudara dan kanker endometrium. Wanita yang memiliki menstruasi memiliki kadar estrogen yang tinggi, maka resiko terbentuknya kanker payudara meningkat pada wanita yang mengalami menstruasi dini dan mencapai menopause lambat. Terlambat mengandung atau tidak memiliki anak dapat meningkatkan resiko kanker payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i&gt;&lt;b&gt;Faktor Kejiwaan, Emosi Psikis&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Gangguan yang terjadi pada emosi dapat menyebabkan atau memperberat kanker seperti stress, dendam, kebencian yang mendalam,atau sakit hati (kepedihan). Peranan faktor kejiwaan pada kanker dapat melalui beberapa cara, diantaranya: stress atau dendam yang mempengaruhi perkembangan sel menjadi liar dan efek yang melemahkan sistem kekebalan tubuh sel T sehingga tidak mampu melenyapkan sel kanker yang terbentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Beberapa faktor yang bersifat Protektif terhadap pembentukan kanker yaitu :&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Hormon progesteron bersifat protektif terhadap kanker yaitu dengan menghambat efek stimulasi estrogen. Hormon progesteron meningkat pada saat kehamilan dan saat menyusui pada wanita oleh karena itu, wanita yang menyusui selama paling sedikit 6 bulan berturut - turut, wanita yang hamil beberapa kali, akan mengurangi resiko terkena kanker payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Gejala - gejala Kanker&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Gejala kanker secara umum yang timbul tergantung dari jenis atau organ tubuh yang terserang yaitu :&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Nyeri dapat terjadi akibat tumor yang meluas menekan syaraf dan pembuluh darah disekitarnya, reaksi kekebalan dan peradangan terhadap kanker yang sedang tumbuh, dan nyeri juga disebabkan karena ketakutan atau kecemasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pendarahan atau pengeluaran cairan yang tidak wajar, misalnya ludah, batuk atau muntah yang berdarah, mimisan yang terus menerus, cairan puting susu yang mengandung darah, cairan liang senggama yang berdarah (diantara menstruasi/menopause) darah dalam tinja, darah dalam air kemih.,Perubahan kebiasaan buang air besar,Penurunan berat badan dengan cepat akibat kurang lemak dan protein (kaheksia),Benjolan pada payudara,Gangguan pencernaan, misalnya sukar menelan yang terus menerus,Tuli, atau adanya suara - suara dalam telinga yang menetap,Luka yang tidak sembuh - sembuh,Perubahan tahi lalat atau kulit yang mencolok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Gejala Kanker secara khusus berdasarkan jenis kanker yang dialami :&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;Kanker Otak&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sakit kepala yang sangat pada pagi hari dan berkurang pada tengah hari, epilepsi, lemah, mati rasa pada lengan dan kaki, kesulitan berjalan,mengantuk, perubahan tidak normal pada penglihatan, perubahan pada kepribadian, perubahan pada ingatan, sulit bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;Kanker mulut&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Terdapat sariawan pada mulut, lidah dan gusi yang tidak kunjung sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Kanker Tenggorokan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Batuk terus menerus, suara serak atau parau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;Kanker Paru-paru&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Batuk terus - menerus, dahak bercampur darah, rasa sakit di dada.&lt;br /&gt;&lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kanker Payudara&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Adanya benjolan, penebalan kulit (tickening), perubahan bentuk, gatal - gatal, kemerahan, rasa sakit yang tidak berhubungan dengan menyusui atau menstruasi.&lt;br /&gt;&lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kanker saluran pencernaan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Adanya darah dalam kotoran yang ditandai dengan warna merah terang atau hitam, rasa tidak enak terus - menerus pada perut, benjolan pada perut, rasa sakit setelah makan, penurunan berat badan.&lt;br /&gt;&lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kanker Rahim (uterus)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pendarahan diperiode - periode datang bulan, pengeluaran darah saat mens yang tidak seperti biasanya dan rasa sakit yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kanker Indung Telur (ovarium)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada fase lanjut barulah muncul gejala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;Kanker Kolon&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pendarahan pada rectum, ada darah pada kotoran, perubahan buang air besar (diare yang terus menerus atau sulit buang air besar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;Kanker Kandung Kemih atau Ginjal&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ada darah pada air seni, rasa sakit atau perih pada saat buang air kecil, keseringan atau kesulitan buang air kecil, sakit pada kandung kemih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;Kanker prostat&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kencing tidak lancar, rasa sakit yang terus menerus pada pinggang belakang, penis dan paha atas.&lt;br /&gt;&lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kanker buah zakar/testis&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Adanya benjolan pada buah zakar, ukuran penampungan pada buah zakar yang membesar dan menebal secara mendadak, sakit pada perut bagian bawah, dada membesar atau melembek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;Limfoma&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kelenjar getah bening membesar, kenyal seperti karet, gatal - gatal, berkeringat pada waktu tidur malam, demam atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;Leukemia&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pucat, kelelahan kronis, penurunan berat badan, sering kena infeksi, mudah terluka, rasa sakit pada tulang dan persendian, mimisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;Kanker Kulit&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Benjolan pada kulit yang menyerupai kutil (mengeras seperti tanduk), infeksi yang tidak sembuh - sembuh, bintik-bintik berubah warna dan ukuran, rasa sakit pada daerah tertentu, perubahan warna kulit berupa bercak-bercak.&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Komplikasi&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Komplikasi yang sering terjadi pada pasien kanker adalah infeksi yaitu pada pengidap kanker stadium lanjut. Infeksi terjadi akibat kekurangan protein dan zat gizi lainnya serta penekanan sistem imun yang sering terjadi setelah pengobatan konvensional. &lt;br /&gt;Usaha Pencegahan Kanker dan Terapi Mental&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Pencegahan Secara Umum&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara pencegahan umum kanker &lt;/b&gt;adalah mengurangi paparan terhadap bahan karsinogen, misalnya tidak merokok, menghindari makanan tinggi lemak, menambah makanan tinggi serat seperti sayuran dan buah, hidup akif fisik, mengupayakan berat badan yang ideal, dan hidup dengan pola sehat. Pencegahan juga dapat dilakukan dengan penapisan atau screening terhadap kemungkinan terkena kanker. Tes penapisan kanker ini dimaksudkan untuk mengetahui kemungkinan terjadinya kanker sehingga dapat menurunkan jumlah kematian akibat kanker karena jika kanker ditemukan pada stadium sangat dini, dimana kanker belum menyebar lebih jauh, biasanya kanker tersebut dapat diobati dan memberikan hasil yang optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="color: blue;"&gt;&lt;b&gt;Terapi Mental&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam hal terapi mental untuk penderita kanker adalah :&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengelola stress&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menyadari adanya stress&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dukungan moral pada pasien kanker&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tetap aktif dan bergembira&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berempati (mamahami beratnya beban mental yang dialami penderita untuk mendukung pemulihan kanker)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Optimis dalam menjalankan hidup&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Buanglah dendam dan kebencian&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Terapi doa (mendekatkan diri kapada Tuhan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Diagnosis Kanker&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Deteksi Dini Kanker :&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Upaya pendeteksian kanker yang terkini adalah dengan Digital Infrared Imaging atau Pencitraan Inframerah Digital (PID). Teknik ini untuk memonitor kesehatan payudara dan leher rahim pada wanita terhadap adanya proses prakanker. Prinsip kerja PID adalah bahwa benda pada temperatur tertentu akan memancarkan radiasi gelombang electromagnet dari permukaan yang tidak kasat mata, dimana intensitas maksimum terjadi pada panjang gelombang daerah sinar inframerah. Aktivitas kimia dan aktivitas pembuluh darah didalam jaringan sekitar prakanker yang sedang tumbuh selalu lebih tinggi daripada jaringan normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; 1.&amp;nbsp; Beberapa tes penyaringan yang dapat dilakukan dirumah, misalnya melakukan pemeriksaan payudara sendiri setiap bulan sangat dapat membantu wanita mendeteksi kaknker payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2. Memeriksa buah zakar dapat membantu pria mendeteksi kanker secara dini sehingga dapat disembuhkan bila ditemukan pada stadium dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3. Memeriksa secara teratur adanya luka terbuka dimulut yang tidak sembuh - sembuh untuk mendeteksi kanker mulut pada stadium dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Menentukan Stadium kanker&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kanker telah ditemukan, pemeriksaan penentuan stadium (staging) kanker membantu dokter dalam merencanakan pengobatan yang tepat dan menentukan prognosis perjalanan penyakitnya. Staging bisa dilakukan dengan menggunakan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pemindaian/scanning (misalnya pemindaian hati atau tulang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pewarnaan terhadap jaringan sehingga bila ada kanker jaringan patologis dapat diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. CT (Computed Tomography) atau MRI (Magnetic Resonance Imaging)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mediastinoskopi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Biopsi sumsum tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang perlu dilakukan pembedahan untuk menentukan stadium kanker. Misalnya, suatu laparatomi (pembedahan perut) memungkinkan ahli bedah untuk mengangkat atau mengobati kanker usus besar sambil menentukan penyebaran kanker ke kelenjar getah bening terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Pengobatan Kanker&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;1. Pengobatan Konvensional&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;i&gt;Pengobatan dengan Kemoterapi&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kerja pengobatan ini adalah dengan meracuni atau membunuh sel - sel kanker, mengontrol pertumbuhan sel kanker, dan menghentikan pertumbuhannya agar tidak menyebar atau untuk mengurangi gejala-gejala yang disebabkan oleh kanker. Kemoterapi terkadang merupakan pilihan pertama untuk menangani kanker. Kemoterapi bersifat sistematik, berbeda dengan radiasi atau pembedahan yang bersifat setempat, karenanya kemoterapi dapat menjangkau sel-sel kanker yang mungkin sudah menjalar dan menyebar ke bagian tubuh yang lain. Penggunaan kemoterapi berbeda-beda pada setiap pasien, kadang-kadang sebagai pengobatan utama, pada kasus lain dilakukan sebelum atau setelah operasi dan radiasi. Tingkat keberhasilan kemoterapi juga berbeda-beda tergantung jenis kankernya. Kemoterapi biasa dilakukan di rumah sakit, klinik swasta, tempat praktek dokter, ruang operasi (walaupun jarang dilakukan) dan juga di rumah (oleh perawat, penderita sendiri, atau anggota keluarga lainnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek samping kemoterapi adalah terjadi penurunan jumlah sel-sel darah (akan kembali normal sekitar seminggu kemudian), infeksi (ditandai dengan panas , sakit tenggorokan, rasa panas saat kencing, menggigil dan luka yang memerah, bengkak, dan rasa hangat), anemia, pendarahan seperti mimisan, rambut rontok, kadang ada keluhan seperti kulit yang gatal dan kering, mual dan muntah, dehidrasi dan tekanan darah rendah, sembelit/konstipasi, diare, gangguan sistem syaraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;i&gt;Pengobatan dengan Terapi Penyinaran (Radiasi)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi radiasi biasanya dilakukan sebelum atau sesudah operasi untuk mengecilkan tumor. Radiasi dilakukan dalam usaha menghancurkan jaringan-jaringan yang sudah terkena kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek samping penyinaran adalah mual dan muntah, penurunan jumlah sel darah putih, infeksi/peradangan, reaksi pada kulit seperti terbakar sinar matahari, rasa lelah, sakit pada mulut dan tenggorokan, diare dan dapat menyebabkan kebotakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;i&gt;Pengobatan dengan pembedahan&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembedahan merupakan bentuk pengobatan kanker yang paling tua. Beberapa kanker sering dapat disembuhkan hanya dengan pembedahan jika dilakukan pada stadium dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;i&gt;Pengobatan dengan terapi kombinasi&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk beberapa kanker, pengobatan terbaik merupakan kombinasi dari pembedahan, penyinaran, dan kemoterapi. Pembedahan atau penyinaran mengobati kanker yang daerahnya terbatas, sedangkan kemoterapi bertujuan membunuh sel-sel kanker yang berada diluar jangkauan pembedahan maupun penyinaran. Terkadang penyinaran atau kemoterapi dilakukan sebelum pembedahan untuk memperkecil ukuran tumor atau setelah pembedahan untuk menghancurkan sisa-sisa sel kanker yang mungkin tersisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;2. Pengobatan Herbal&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan herbal adalah suatu pengobatan menggunakan berbagai macam ekstrak dari tumbuh-tumbuhan (tanaman obat), contohnya, ekstrak dari keladi tikus (Extract Typhonium Flagelliforme) yang dikombinasikan dengan bahan alami lainnya yang diolah secara modern, yang dapat membantu detoxifikasi jaringan darah dan menstimulasi system kekebalan tubuh untuk bersama-sama memberantas sel kanker. Pengobatan herbal adalah salah satu alternatif pengobatan yang telah banyak terbukti keampuhannya selain pengobatan yang dilakukan secara modern/konvensional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan herbal untuk mengobati kanker tidak muncul begitu saja. Ada beberapa pendekatan yang mendasari pengobatan dengan bahan baku tersebut, yaitu sebabagi berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Konsep dari hasil penelitian bahwa kanker bersifat reversible (bisa normal kembali)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Konsep menghambat pertumbuhan kanker. Kanker tumbuh karena karsinogen dan lingkungan yang mendukung mutasi genetis pertumbuhan. Jika karsinogen dan lingkungan tersebut ditiadakan, pertumbuhan kanker akan terhambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Konsep penuaan sel kanker. Jika pertumbuhannya dihambat, maka sel kanker tersebut tidak mempunyai kesempatan untuk berkembang, kemudian tua dan mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Konsep memperkuat sel lain di sekitar kanker. Kanker berkembang dengan cara menyerang sel yang ada disekitarnya, sehingga dengan memperkuat sel sehat di sekitarnya akan terbentuk pertahanan sel yang dapat menahan sel kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Di Kutip dari segala sumber&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2267680302198025626-8160165442618562400?l=jantung-sehatku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/feeds/8160165442618562400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/2011/12/kanker.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2267680302198025626/posts/default/8160165442618562400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2267680302198025626/posts/default/8160165442618562400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/2011/12/kanker.html' title='KANKER'/><author><name>way</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-svgs23DJToM/TvAJTCiPFtI/AAAAAAAAAEw/cqybJxxn93Y/s72-c/kanker+paru-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2267680302198025626.post-1429292793594137848</id><published>2011-12-12T17:55:00.000-08:00</published><updated>2011-12-12T17:57:54.653-08:00</updated><title type='text'>Diabetes Melitus ( DM )</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-dluKZ9XDuEw/TuavjmrEzLI/AAAAAAAAACk/-mp5VEeR0uw/s1600/diabetes.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="242" src="http://1.bp.blogspot.com/-dluKZ9XDuEw/TuavjmrEzLI/AAAAAAAAACk/-mp5VEeR0uw/s320/diabetes.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Penyakit Diabetes Mellitus&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; (DM) yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis atau penyakit gula darah adalah golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insulin adalah salah satu hormon yang diproduksi oleh pankreas yang bertanggung jawab untuk mengontrol jumlah/kadar gula dalam darah dan insulin dibutuhkan untuk merubah (memproses) karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang diperlukan tubuh manusia. Hormon insulin berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Tanda dan Gejala Diabetes Mellitus&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda awal yang dapat diketahui bahwa seseorang menderita DM atau kencing manis yaitu dilihat langsung dari efek peningkatan kadar gula darah, dimana peningkatan kadar gula dalam darah mencapai nilai 160 - 180 mg/dL dan air seni (urine) penderita kencing manis yang mengandung gula (glucose), sehingga urine &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;sering dilebung atau dikerubuti semut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="color: red;"&gt;Penderita kencing manis&lt;/i&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;umumnya menampakkan tanda dan gejala dibawah ini meskipun tidak semua dialami oleh penderita :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak (Polyuria)&lt;br /&gt;2. Sering atau cepat merasa haus/dahaga (Polydipsia)&lt;br /&gt;3. Lapar yang berlebihan atau makan banyak (Polyphagia)&lt;br /&gt;4. Frekwensi urine meningkat/kencing terus (Glycosuria)&lt;br /&gt;5. Kehilangan berat badan yang tidak jelas sebabnya&lt;br /&gt;6. Kesemutan/mati rasa pada ujung syaraf ditelapak tangan &amp;amp; kaki&lt;br /&gt;7. Cepat lelah dan lemah setiap waktu&lt;br /&gt;8. Mengalami rabun penglihatan secara tiba-tiba&lt;br /&gt;9. Apabila luka/tergores (korengan) lambat penyembuhannya&lt;br /&gt;10.Mudah terkena infeksi terutama pada kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi kadar gula yang drastis menurun akan cepat menyebabkan seseorang tidak sadarkan diri bahkan memasuki tahapan koma. Gejala kencing manis dapat berkembang dengan cepat waktu ke waktu dalam hitungan minggu atau bulan, terutama pada seorang anak yang menderita penyakit diabetes mellitus tipe 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya pada penderita diabetes mellitus tipe 2, umumnya mereka tidak mengalami berbagai gejala diatas. Bahkan mereka mungkin tidak mengetahui telah menderita kencing manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Tipe Penyakit Diabetes Mellitus&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="color: blue;"&gt;1. Diabetes mellitus tipe 1&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Diabetes tipe 1 adalah diabetes yang bergantung pada insulin dimana tubuh kekurangan hormon insulin,dikenal dengan istilah Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM). Hal ini disebabkan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau Langerhans pankreas. Diabetes tipe 1 banyak ditemukan pada balita, anak-anak dan remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini, Diabetes Mellitus tipe 1 hanya dapat di obati dengan pemberian therapi insulin yang dilakukan secara terus menerus berkesinambungan. Riwayat keluarga, diet dan faktor lingkungan sangat mempengaruhi perawatan penderita diabetes tipe 1. Pada penderita diebetes tipe 1 haruslah diperhatikan pengontrolan dan memonitor kadar gula darahnya, sebaiknya menggunakan alat test gula darah. Terutama pada anak-anak atau balita yang mana mereka sangat mudah mengalami dehidrasi, sering muntah dan mudah terserang berbagai penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="color: blue;"&gt;2. Diabetes mellitus tipe 2&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Diabetes tipe 2 adalah dimana hormon insulin dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan semestinya, dikenal dengan istilah Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM). Hal ini dikarenakan berbagai kemungkinan seperti kecacatan dalam produksi insulin, resistensi terhadap insulin atau berkurangnya sensitifitas (respon) sell dan jaringan tubuh terhadap insulin yang ditandai dengan meningkatnya kadar insulin di dalam darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa teori yang mengutarakan sebab terjadinya resisten terhadap insulin, diantaranya faktor kegemukan (obesitas). Pada penderita diabetes tipe 2, pengontrolan kadar gula darah dapat dilakukan dengan beberapa tindakan seperti diet, penurunan berat badan, dan pemberian tablet diabetik. Apabila dengan pemberian tablet belum maksimal respon penanganan level gula dalam darah, maka obat suntik mulai dipertimbangkan untuk diberikan.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;K&lt;span style="color: red;"&gt;adar Gula Dalam Darah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Normalnya kadar gula dalam darah berkisar antara 70 - 150 mg/dL millimoles/liter (satuan unit United Kingdom) atau 4 - 8 mmol/l milligrams/deciliter (satuan unit United State), Dimana 1 mmol/l = 18 mg/dl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, kadar gula tentu saja terjadi peningkatan setelah makan dan mengalami penurunan diwaktu pagi hari bangun tidur. Seseorang dikatakan mengalami hyperglycemia apabila kadar gula dalam darah jauh diatas nilai normal, sedangkan hypoglycemia adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami penurunan nilai gula dalam darah dibawah normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosa Diabetes dapat ditegakkan jika hasil pemeriksaan gula darah puasa mencapai level 126 mg/dl atau bahkan lebih, dan pemeriksaan gula darah 2 jam setelah puasa (minimal 8 jam) mencapai level 180 mg/dl. Sedangkan pemeriksaan gula darah yang dilakukan secara random (sewaktu) dapat membantu diagnosa diabetes jika nilai kadar gula darah mencapai level antara 140 mg/dL dan 200 mg/dL, terlebih lagi bila dia atas 200 mg/dl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak alat test gula darah yang diperdagangkan saat ini dan dapat dibeli dibanyak tempat penjualan alat kesehatan atau apotik seperti Accu-Chek, BCJ Group, Accurate, OneTouch UltraEasy machine. Bagi penderita yang terdiagnosa Diabetes Mellitus, ada baiknya bagi mereka jika mampu untuk membelinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="color: red;"&gt;Pengobatan dan Penanganan Penyakit Diabetes&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderita diabetes tipe 1 umumnya menjalani pengobatan therapi insulin (Lantus/Levemir, Humalog, Novolog atau Apidra) yang berkesinambungan, selain itu adalah dengan berolahraga secukupnya serta melakukan pengontrolan menu makanan (diet).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada penderita diabetes mellitus tipe 2, penatalaksanaan pengobatan dan penanganan difokuskan pada gaya hidup dan aktivitas fisik. Pengontrolan nilai kadar gula dalam darah adalah menjadi kunci program pengobatan, yaitu dengan mengurangi berat badan, diet, dan berolahraga. Jika hal ini tidak mencapai hasil yang diharapkan, maka pemberian obat tablet akan diperlukan. Bahkan pemberian suntikan insulin turut diperlukan bila tablet tidak mengatasi pengontrolan kadar gula darah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2267680302198025626-1429292793594137848?l=jantung-sehatku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/feeds/1429292793594137848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/2011/12/diabetes-melitus-dm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2267680302198025626/posts/default/1429292793594137848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2267680302198025626/posts/default/1429292793594137848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/2011/12/diabetes-melitus-dm.html' title='Diabetes Melitus ( DM )'/><author><name>way</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-dluKZ9XDuEw/TuavjmrEzLI/AAAAAAAAACk/-mp5VEeR0uw/s72-c/diabetes.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2267680302198025626.post-5157680671565097448</id><published>2011-12-09T06:36:00.001-08:00</published><updated>2011-12-09T07:10:24.826-08:00</updated><title type='text'>Mengatasi Serangan Jantung</title><content type='html'>&lt;b style="color: red;"&gt;Jantung &lt;/b&gt;adalah sebuah otot yang memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam suatu &lt;i&gt;&lt;b&gt;serangan jantung &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;(myocardial infarction), bagian dari otot jantung mati sewaktu tidak mendapatkan darah. Untuk tetap sehat, jantung membutuhkan oksigen dan zat-zat gizi lain yang dibawa oleh darah. Ini didapatkan melalui arteria (pembuluh darah) koroner, yang membungkus bagian luar jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Penyakit Jantung&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ERSKPNJOAgs/TuIkmFg5N9I/AAAAAAAAACc/zGyv-PQYI9A/s1600/serangan-jantung.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-ERSKPNJOAgs/TuIkmFg5N9I/AAAAAAAAACc/zGyv-PQYI9A/s200/serangan-jantung.jpg" width="197" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Penyakit-penyakit dapat mempengaruhi bagian mana pun dari jantung. Tetapi, penyakit yang paling umum adalah penyakit kronis pada arteria koroner yang disebut aterosklerosis. Karena itu, sakit jantung yang umum dikenal dan paling banyak diderita adalah penyakit jantung koroner atau penyakit arteria koroner. Penyakit ini paling sering menyebabkan serangan jantung pada seseorang yang bisa menyebabkan kematian. Penyebabnya adalah penyempitan pada pembuluh darah koroner, dimana pembuluh ini berfungsi untuk menyediakan darah ke otot jantung. Penyempitan disebabkan oleh tumpukan kolesterol atau protein lain yang berasal dari makanan yang masuk dalam tubuh. Penumpukan ini juga menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi kaku. Kekakuan ini disebut sebagai aterosklerosis.&lt;br /&gt;Aterosklerosis terjadi jika terjadi penumpukan plak atau timbunan lemak pada dinding-dinding arteri. Selang beberapa waktu, plak dapat menumpuk, mengeras dan mempersempit arteri, dan menghambat aliran darah ke jantung. Penyakit arteria koroner atau coronary artery disease (CAD) inilah yang pada dasarnya menuntun kepada sebagian besar serangan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyumbatan dalam satu arteri koroner atau lebih dapat menimbulkan serangan jantung secara tiba-tiba. Penyebabnya karena jantung meminta oksigen melebihi yang tersedia sehingga memicu serangan jantung. Mengapa? Apabila otot jantung tidak menerima oksigen untuk waktu yang cukup lama, jaringan di sekitarnya dapat rusak. Tidak seperti jaringan yang lain, otot jantung tidak mengalami regenerasi. Semakin lama serangannya, semakin banyak kerusakan pada jantung dan semakin besar kemungkinan meninggal.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam arteri yang tidak terlalu sempit karena timbungan plak dan lemak, timbunan plak dapat pecah dan membentuk kerak darah atau trombus. Selain itu, arteri yang berpenyakit juga cenderung mengalami kontraksi otot secara mendadak. Sehingga, sekeping kerak darah dapat terbentuk di tempat kontraksi, melepaskan zat kimia yang kemudian mengakibatkan dinding arteri menyempit, memicu sebuah serangan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sistem kerja dari jantung rusak, irama normal jantung dapat menjadi kacau dan jantung mulai bergetar dengan tidak menentu atau mengalami fibrilasi. Irama tidak normal ini disebut sebagai aritmia yaitu penyimpangan dari irama jantung normal. Hal ini akan menyebabkan jantung kehilangan kesanggupannya untuk memompa darah dengan efektif ke otak. Dalam waktu sepuluh menit, otak mati dan si pasien pun tidak tertolong lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;penyakit jantung koroner &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;yang disebabkan karena penumpukan lemak di dinding arteri, ada juga penyakit jantung lainnya yang disebabkan kelainan semenjak lahir. Misalnya jantung yang tidak sempurna, kelainan katup jantung, melemahnya otot jantung. Penyebab lain adalah bakteri yang menyebabkan infeksi pada jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Gejala Penyakit jantung&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt; Gejala-gejala yang dirasakan jika mengalami penyakit jantung koroner antara lain rasa sakit atau nyeri di dada di mana kebanyakan orang menyangka itu hanya sebagai gangguan pencernaan. Lalu gejala lain yaitu merasa tertekan di tengah dada selama 30 detik sampai 5 menit. Hal lainnya adalah keringat dingin, berdebar-debar, pusing, dan merasa mau pingsan. Gejala ini tidak selalu dirasakan penderitanya. Tanda peringatan lain adalah napas tersengal-sengal pada saat berolahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama beberapa bulan sebelum serangan jantung biasanya penderita penyakit jantung sering merasa sangat lelah. Jangan menganggap gejala ini disebabkan oleh kurang tidur dan stres akibat pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa nyeri atau rasa ditekan di dada, yang disebut angina, memberikan peringatan kepada setengah dari mereka yang menderita serangan jantung. Beberapa orang mengalami napas tersengal-sengal atau kelelahan dan perasaan lunglai sebagai gejalanya, mengindikasikan bahwa jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena penyumbatan &lt;i style="color: red;"&gt;koroner.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya beberapa hari menjelang mengalami serangan jantung hebat, seseorang akan mengalami kontraksi otot secara tiba-tiba di dada yang merupakan serangan kecil atau serangan jantung ringan. Serangan jantung ringan umum terjadi sebelum serangan besar beberapa hari kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Tips Mencegah Penyakit Jantung&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Agar terhindar dari &lt;b&gt;penyakit jantung koroner, &lt;/b&gt;Anda dapat melakukan hal-hal berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;b style="color: blue;"&gt;* Pola makan sehat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hindari makanan yang banyak mengandung lemak atau yang mengandung kolesterol tinggi. Seafood memiliki kandungan kolesterol tinggi yang dapat membahayakan jantung. Kurangi menyantap makanan yang digoreng yang banyak mengandung lemak, sebaliknya makanan dapat diolah dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebisa mungkin, produk makanan yang kita makan rendah lemak atau tanpa lemak. Pilih susu, keju, mentega atau makanan lain yang rendah lemak. Menggoreng dengan menggunakan minyak zaitun memiliki kandungan lemak yang sedikit sehingga bisa menjadi pilihan bila harus mengolah makanan dengan cara digoreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Selain menghindari makanan berlemak, hindari juga makanan dengan kandungan gula tinggi seperti soft drink. Jangan pula tertalu banyak mengkonsumsi karbohidrat, karena dalam tubuh, karbohidrat akan dipecah menjadi lemak. Sebaliknya, konsumsi Oat atau gandum yang dapat membantu &lt;b&gt;menjaga jantung tetap sehat.&lt;/b&gt;Jaga pola makan tidak berlebihan agar terhindar dari kegemukan, karena seseorang yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 80 cm, berisiko lebih besar terkena penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;* Berhenti merokok&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengisap rokok sangat tidak baik untuk kesehatan jantung, maka segera hentikan kebiasaan ini agar&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; jantung tetap sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;b style="color: blue;"&gt;*Hindari Stres&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Stres memang sangat sulit dihindari jika hidup di kota besar seperti Jakarta yang dikenal karena kemacetan dan kesibukannya. Saat seseorang mengalami stres, tubuhnya akan mengeluarkan hormon cortisol yang menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku. Hormon norepinephrine akan diproduksi tubuh saat menderita stres, yang akan mengakibatkan naiknya tekanan darah. Maka, sangat baik bila Anda menghindari stres baik di kantor atau di rumah.Problem hipertensi atau tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan penyakit jantung. Hipertensi dapat melukai dinding arteri dan memungkinkan kolesterol LDL memasuki saluran arteri dan meningkatkan penimbunan plak.&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;Kelebihan berat atau obesitas&lt;/b&gt; meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidaknormalan lemak. Menghindari atau mengobati obesitas atau kegemukan adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Diabetes mempercepat penyakit jantung koroner dan meningkatkan risiko serangan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;b style="color: blue;"&gt;Olahraga secara teratur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Anda dapat melakukan kegiatan olahraga seperti berjalan kaki, jalan cepat, atau jogging. Kegiatan olahraga yang bukan bersifat kompetisi dan tidak terlalu berlebihan dapat menguatkan kerja jantung dan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;b style="color: blue;"&gt;*Konsumsi antioksidan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Polusi udara, asap kendaraan bermotor atau asap rokok menciptakan timbulnya radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan bisul atau endapan pada pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyumbatan. Untuk mengeluarkan kandungan radikal bebas dalam tubuh, perlu adanya antioksidan yang akan menangkap dan membuangnya. Antioksidan dapat diperoleh dari berbagai macam buah-buahan dan sayuran.&amp;nbsp;Seorang yang orang tua atau saudara kandungnya pernah mengalami serangan jantung sebelum usia 60 memiliki risiko lebih besar menderita penyakit ini. Karena itu, jika Anda memiliki kerabat yang pernah mengalami serangan jantung, sebaiknya Anda lebih berhati-hati dalam menjaga agar pola makan dan gaya hidup Anda dapat menunjang jantung sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;i style="color: blue;"&gt;&lt;b&gt;M&lt;span style="color: red;"&gt;engatasi Penyakit Jantung &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda merasakan gejala awal &lt;b&gt;penyakit jantung&lt;/b&gt; ataupun pernah mengalami serangan jantung ringan, jangan abaikan itu. Anda sangat membutuhkan penanganan dini oleh personel medis yang terlatih. Ini dapat menyelamatkan jantung dari kerusakan yang lebih parah dan bahkan dapat menghindari akibat yang lebih fatal seperti kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika gejala serangan jantung mulai terjadi, sangat penting untuk segera mencari bantuan medis. Risiko kematian terbesar dari serangan jantung adalah dalam kurun waktu satu jam setelah terjadi serangan jantung. Perawatan yang cepat dan tepat dari tim medis dapat menyelamatkan otot jantung dari kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Semakin banyak otot jantung yang terselamatkan, semakin efektif jantung akan kembali memompa setelah serangan. Jangan menunda-nunda untuk mendapatkan bantuan medis karena merasa takut dianggap mengada-ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila telah terjadi penyumbatan, tindakan medis yang umumnya diambil adalah dengan pemasangan kateterisasi dan cincin yang menjaga agar pembuluh darah koroner tidak tersumbat. Tetapi, ada kemungkinan terjadi penyumbatan pada pembuluh lainnya.&lt;br /&gt;Melihat berharganya organ jantung ini untuk kelangsungan hidup, maka segeralah perbaiki gaya hidup Anda agar tetap sehat. Mulailah menikmati makanan yang sehat, bergizi dan rendah kolesterol. Hindari merokok dan stres. Serta berolahragalah secara teratur. Mulailah dengan gaya hidup yang sehat sejak hari ini untuk menyayangi jantung Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2267680302198025626-5157680671565097448?l=jantung-sehatku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/feeds/5157680671565097448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/2011/12/mengatasi-serangan-jantung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2267680302198025626/posts/default/5157680671565097448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2267680302198025626/posts/default/5157680671565097448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/2011/12/mengatasi-serangan-jantung.html' title='&lt;b&gt;Mengatasi Serangan Jantung&lt;/b&gt;'/><author><name>way</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ERSKPNJOAgs/TuIkmFg5N9I/AAAAAAAAACc/zGyv-PQYI9A/s72-c/serangan-jantung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2267680302198025626.post-3738892648655716650</id><published>2011-12-02T21:07:00.001-08:00</published><updated>2011-12-06T18:49:39.580-08:00</updated><title type='text'>6 Tips Jantung Sehat</title><content type='html'>&lt;fb:like href="http://jantung-sehatku.blogspot.com" send="true" show_faces="true" width="450"&gt;&lt;/fb:like&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Uf5C52L1D-I/Ttmu2iH5REI/AAAAAAAAAB4/hDzlYoVgNbs/s1600/jantung-sehat-300x214.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-Uf5C52L1D-I/Ttmu2iH5REI/AAAAAAAAAB4/hDzlYoVgNbs/s1600/jantung-sehat-300x214.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: blue;"&gt;1. Kurangi mak&lt;span style="background-color: #cfe2f3;"&gt;&lt;/span&gt;anan berlemak jenuh tingg&lt;span style="background-color: black;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Lemak jenuh mudah diubah menjadi &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;“kolesterol jahat”&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; yang berisiko menimbulkan penyakit jantung koroner. Anda harus mencermatinya. Kulit unggas, daging merah/ sandung-lamur dan susu murni mengandung banyak lemak jenuh. Perbanyak makan seafood yang kaya omega-3 dan sayuran/buah-buahan kaya serat dan vitamin. Pilih susu rendah lemak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;2. Kurangi porsi garam.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda memiliki tekanan darah tinggi, waspadai makanan yang mengandung garam dan MSG tinggi. Gantilah snack seperti kacang bawang, kripik, roti kering yang asin dengan snack rendah garam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;3. Ambil setiap kesempatan untuk berolah raga.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih naik tangga dibandingkan naik lift. Parkir kendaraan Anda lebih jauh agar Anda dapat berjalan kaki lebih lama. Kerjakan sebagian pekerjaan rumah yang biasa diserahkan pembantu, seperti mengepel lantai atau mencuci kendaraan. Sempatkan berjalan-jalan sore (“JJS”) dengan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;4. Kendalikan berat badan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="color: red;"&gt;Jaga berat badan&lt;/i&gt; Anda agar tidak kegemukan. Bila Anda saat ini kegemukan, ikuti program yang secara bertahap dapat menurunkan berat badan Anda. &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;Obesitas&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; membuat Anda lebih rentan terhadap banyak penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;5. Monitor tekanan darah dan tingkat kolesterol.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mengukur tekanan darah dan kadar kolesterol dalam darah Anda. &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;Hipertensi &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;seringkali hadir tanpa disadari, sehingga sering disebut “&lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;silent killer&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;6. Kurangi stress&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stress yang tinggi meningkatkan risiko serangan jantung. Ambil waktu untuk bersantai, perbanyak bergaul dengan orang lain yang membuat Anda gembira dan sejenak melupakan beban hidup. Istirahat secukupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2267680302198025626-3738892648655716650?l=jantung-sehatku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/feeds/3738892648655716650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/2011/12/6-tips-jantung-sehat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2267680302198025626/posts/default/3738892648655716650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2267680302198025626/posts/default/3738892648655716650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/2011/12/6-tips-jantung-sehat.html' title='6 Tips Jantung Sehat'/><author><name>way</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Uf5C52L1D-I/Ttmu2iH5REI/AAAAAAAAAB4/hDzlYoVgNbs/s72-c/jantung-sehat-300x214.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2267680302198025626.post-3417941959668092715</id><published>2011-09-04T03:20:00.000-07:00</published><updated>2011-09-04T03:24:48.614-07:00</updated><title type='text'>JANTUNG KORONER</title><content type='html'>&lt;b style="color: blue;"&gt;Penyakit jantung&lt;/b&gt; umumnya terjadi karena tumbuhnya benjolan kecil di dalam pembuluh darah. Benjolan ini disebut plak dan terbentuk karena kolesterol, lemak, dan sel yang tumbuh berlebihan pada lapisan pembuluh darah otot. Plak ini mulai terbentuk sejak muda kadang semasa kanak-kanak. Perlu perubahan drastis untuk membuatnya sembuh. Penyakit jantung koroner tidak hanya menyerang orangtua, tetapi sudah mulai menyerang mereka yang baru berusia 30 tahun. Tentu saja, ini tidak mengherankan karena kita sudah terbiasa dengan pola hidup tidak sehat sejak kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;Penyumbatan&lt;/b&gt; dalam satu arteri &lt;b style="color: blue;"&gt;koroner&lt;/b&gt; atau lebih dapat menimbulkan serangan &lt;b style="color: red;"&gt;jantung s&lt;/b&gt;ecara tiba-tiba. Penyebabnya karena jantung meminta oksigen melebihi yang tersedia sehingga memicu serangan jantung. Mengapa? Apabila otot jantung tidak menerima oksigen untuk waktu yang cukup lama, jaringan di sekitarnya dapat rusak. Tidak seperti jaringan yang lain, otot jantung tidak mengalami regenerasi. Semakin lama serangannya, semakin banyak kerusakan pada jantung dan semakin besar kemungkinan meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;Kolesterol &lt;/b&gt;terutama yang jahat, dipersalahkan sebagai penyebab &lt;b style="color: blue;"&gt;jantung koroner&lt;/b&gt; karena menyebabkan pembuluh darah tersumbat dan mengeras (aterosklerosis). Akibatnya proses aliran darah tidak lancar atau tersumbat. Jika yang tersumbat adalah aliran darah ke jantung, maka terjadi penyakit jantung koroner (PJK). Jika mengarah ke otak maka terjadi stroke. Bisa juga menghambat pada peredaran darah di kaki sehingga menimbulkan warna hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Aterosklerosis terjadi jika terjadi penumpukan plak atau timbunan lemak pada dinding-dinding arteri. Selang beberapa waktu, plak dapat menumpuk, mengeras dan mempersempit arteri, dan menghambat aliran darah ke jantung. Penyakit arteria koroner atau coronary artery disease (CAD) inilah yang pada dasarnya menuntun kepada sebagian besar serangan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam arteri yang tidak terlalu sempit karena timbungan plak dan lemak, timbunan plak dapat pecah dan membentuk kerak darah atau trombus. Selain itu, arteri yang berpenyakit juga cenderung mengalami kontraksi otot secara mendadak. Sehingga, sekeping kerak darah dapat terbentuk di tempat kontraksi, melepaskan zat kimia yang kemudian mengakibatkan dinding arteri menyempit, memicu sebuah serangan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sistem kerja dari jantung rusak, irama normal jantung dapat menjadi kacau dan jantung mulai bergetar dengan tidak menentu atau mengalami fibrilasi. Irama tidak normal ini disebut sebagai aritmia yaitu penyimpangan dari irama jantung normal. Hal ini akan menyebabkan jantung kehilangan kesanggupannya untuk memompa darah dengan efektif ke otak. Dalam waktu sepuluh menit, otak mati dan si pasien pun tidak tertolong lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit-penyakit lain dapat mempengaruhi bagian mana pun dari jantung. Tetapi, penyakit yang paling umum adalah penyakit kronis pada arteria koroner yang disebut aterosklerosis. Karena itu, sakit jantung yang umum dikenal dan paling banyak diderita adalah penyakit jantung koroner atau penyakit arteria koroner. Penyakit ini paling sering menyebabkan serangan jantung pada seseorang yang bisa menyebabkan kematian. Penyebabnya adalah penyempitan pada pembuluh darah koroner, dimana pembuluh ini berfungsi untuk menyediakan darah ke otot jantung. Penyempitan disebabkan oleh tumpukan kolesterol atau protein lain yang berasal dari makanan yang masuk dalam tubuh. Penumpukan ini juga menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi kaku. Kekakuan ini disebut sebagai aterosklerosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain &lt;b style="color: red;"&gt;penyakit jantung koroner&lt;/b&gt; yang disebabkan karena penumpukan lemak di dinding arteri, ada juga penyakit jantung lainnya yang disebabkan kelainan semenjak lahir. Misalnya jantung yang tidak sempurna, kelainan katup jantung, melemahnya otot jantung. Penyebab lain adalah bakteri yang menyebabkan infeksi pada jantung.&lt;br /&gt;Gejala penyakit jantung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala-gejala yang dirasakan jika mengalami penyakit jantung koroner antara lain rasa sakit atau nyeri di dada di mana kebanyakan orang menyangka itu hanya sebagai gangguan pencernaan. Lalu gejala lain yaitu merasa tertekan di tengah dada selama 30 detik sampai 5 menit. Hal lainnya adalah keringat dingin, berdebar-debar, pusing, dan merasa mau pingsan. Gejala ini tidak selalu dirasakan penderitanya. Tanda peringatan lain adalah napas tersengal-sengal pada saat berolahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama beberapa bulan sebelum serangan jantung biasanya penderita penyakit jantung sering merasa sangat lelah. Jangan menganggap gejala ini disebabkan oleh kurang tidur dan stres akibat pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa nyeri atau rasa ditekan di dada, yang disebut angina, memberikan peringatan kepada setengah dari mereka yang menderita serangan jantung. Beberapa orang mengalami napas tersengal-sengal atau kelelahan dan perasaan lunglai sebagai gejalanya, mengindikasikan bahwa jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena penyumbatan koroner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya beberapa hari menjelang mengalami &lt;b style="color: red;"&gt;serangan jantung&lt;/b&gt; hebat, seseorang akan mengalami kontraksi otot secara tiba-tiba di dada yang merupakan serangan kecil atau serangan jantung ringan. Serangan jantung ringan umum terjadi sebelum serangan besar beberapa hari kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Cara mengatasi sakit jantung&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Kenalilah gejala-gejala tersebut apakah terjadi nyeri dada, sesak napas, ataupun jantung berdebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hentikan segera semua pekerjaan apa pun yang sedang Anda lakukan lalu duduk atau berbaringlah sembari menarik napas dalam-dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda sendirian sementara gejala tersebut berlangsung lebih dari beberapa menit segera hubungi nomor telepon darurat setempat dan katakan Anda terkena serangan jantung. Atau hubungi orang di sekitar Anda dengan memberikan informasi yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada yang bisa mengantar Anda ke rumah sakit lebih cepat daripada kedatangan paramedis, segeralah minta bantuannya pergi mengantar Anda ke ruang gawat darurat di rumah sakit. Lebih cepat ditangani akan lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika Anda menunggu tim paramedis datang, maka sementara menunggu, Anda dapat melonggarkan pakaian yang ketat, termasuk ikat pinggang atau dasi. Buat diri dalam posisi yang terasa nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetaplah tenang, tidak soal anda korbannya atau penolongnya. Kepanikan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya aritmia atau penyimpangan irama jantung yang mengancam kehidupan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2267680302198025626-3417941959668092715?l=jantung-sehatku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/feeds/3417941959668092715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/2011/09/jantung-koroner.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2267680302198025626/posts/default/3417941959668092715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2267680302198025626/posts/default/3417941959668092715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jantung-sehatku.blogspot.com/2011/09/jantung-koroner.html' title='JANTUNG KORONER'/><author><name>way</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
